KEKEJAMAN AYAH TIRI BERAKHIR DI BALIK JERUJI BESI – Leher Korban Dicekik, Jasad Dikubur di Ladang Gambir

  • Whatsapp


 

Kekejaman seorang ayah yang tega menghabisi nyawa anak tirinya dengan cara biadabmenambah panjang daftar kejahatan kasus kekerasan terhadap anak dibawah umur di wilayah hukum Polres Limapuluh Kota.

Bayangkan, setelah leher korban dicekik, kepalanya dibenamkan dalam ember tempat penampungan air hingga korban sekarat. Setelah korban tidak berkutik, tubuh korban digendong ke pinggir sungai. Ketika melihat tangan korban masih bergerak, tersangka kembali mencekik leher korban sampai dipastikan korban benar-benar tidak bernyawa lagi.

 

Tidak sampai disitu saja kekejaman sang ayah tiri. Tanpa merasa kasihan dan iba, tersangka kemudian melucuti semua pakaian korban hingga bugillalu tersangka memotong kedua pergelangan tangan korban dengan parang. Selanjutnya jasad korban dipikul melintasi sungai menuju ladang gambir yang berjarak sekitar 150 meter dari rumah korban. Diperkebunan gambir yang sepi itu, jasad korban dikubur seadanya oleh tersangka.

Kejahatan sadis tidak berperikemanusiaan terhadap anak tiri bernama Sera (14 tahun) murid kelas V sekolah dasar, warga Jorong Koto Tinggi, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi Sabtu silam (2021) sekira pukul 09.00 WIB itudiperagakan tersangka SHD panggilan Madi (50 tahun) dalam reka ulang yang digelar di komplek Mapolsek Guguak, Rabu.

Selama berlangsungnya rekontruksi di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian, tersangka Madi didampingi penasehat hukumSetia Budidan disaksikan tim Jaksa Penuntut Umum (JPU dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh dan Kacabjari Suliki, tersangka Madi memperagakan 15 adegan.

 

Dalam reka ulang tersebut tergambar dengan jelas kronologikejahatan terhadap anak tiriyang awalnya sempat dikabarkan hilang selama lima harisebelum jasad korban ditemukan terkubur di ladang gambir.

Beberapa hari sebelum jasad korban ditemukan, tersangka Madi sempat pamit pada istrinya, Admina Rini untuk pergi ke rumah orangtuanya di Koto Nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh dengan alasan membantu memperbaiki rumah orangtuanya.

Pasca-jasad korban ditemukan, Tim Reskrim Polsek Guguak yang langsung dipimpin Kapolsek Iptu Heri Yuliardi bergerak cepat mengamankan ayah tiri korban di rumah orangtuanya di kawasan Koto Nan Gadang.

Sehari sebelum ditangkap, pihak kepolisian sempat mendatangi Madi untuk dimintai keterangan terkait hilangnya putri tirinya itu. Setelah menjalani pemeriksaan hingga pukul 24.00 WIB, Madi diperbolehkan pulang. Apalagi pihak keluarga memberikan jaminan ia tidak akan melarikan diri.

 

Sehari kemudian, tepatnya pada Kamis (2021) jasad Sera ditemukan oleh warga yang pulang dari ladang gambir. Penemuan tersebut berawal saat anjing peliharaan warga bernama Neta mengonggong terus saat berada di kawasan tempat jasad korban dikubur.Karena curiga, saksi Neta melepasanjing peliharaannya itu hingga ia sampai di lokasi jasad Sera dikubur. Setelah melihat salah satu tangan korban menyembul, Neta melaporkan hal tersebut ke pihak Jorong dan Bhabinkamtibmas, hingga aparat kepolisian dan masyarakat berdatangan ke lokasi.

Sementara, aparat dari Mapolsek Guguak yang mendapatinformasi jasad Sera telah ditemukan langsung bergerak cepat dengan kembali mendatangi rumah orangtua Madi di Koto Nan Gadang dengan maksud mengamankan tersangka.Sadar akan ditangkap, tersangka madi nekad meloncat dari lantai dua rumah orangtuanya. Sekitar dua jam menghilang dari incaran petugas, tersangka Madi akhirnya ditemukan saat bersembunyi di balik pohon pisang.

Menurut Kapolsek Guguk Iptu Heri Yuliardi, rekontruksi kasus pembunuhan yang telah menyeret Madi sebagai tersangka itudalam rangka melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum untuk kemudian disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjung Pati.

 

Namun, dalam reka ulang tersebut tidak diungkap motif pembunuhan sadis tersebut. Hingga kini motif pelaku menghabisi korban masih menjadi misteri bagi publik. (dst)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *