Cimahi Terapkan Ganjil Genap di Objek Wisata

  • Whatsapp


BERITASATU, Cimahi: Pemerintah mulai memberikan kelonggaran terhadap tempat-tempat usaha termasuk usaha pariwisata, walaupun tetap menerapkan Pemberlakuan  Pembatasan Kegiatan Masyarakat-PPKM.

“Kami  jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Cimahi akan melakukan tindakan tegas terhadap masyarakat yang melakukan kegiatan tanpa mematuhi aturan PPKM dan melalaikan protokol kesehata,” ungkap Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan kepada wartawan, Kamis (16/9/2021).

Terkait penegasan dari Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan dan Kapolda Jawa Barat agar memperketat pengawasan khusus di daerah tujuan wisata dan pusat-pusat keramaian, Polres Cimahi akan melaksanakan aturan tersebut dengan ketat. 

Menurut Kapolres, untuk mengantisipasi lonjakan arus wisata pihaknya menerapkan system ganjil-genap dari Jumat, Sabtu hingga Minggu, seperti di Lembang dan Padalarang .

“Jadi pergerakan di daerah Padalarang dan di daerah Lembang tetap kita pantau, kita awasi dan kita atur, biar masyarakat agar terkendali dengan baik dan tidak menimbulkan hal yang tidak baik, karena  Kota Cimahi dan Bandung Barat sekarang masih menerapkan PPKM Level 3,” tuturnya.

Oleh karenanya, kata Kapolres, pihaknya  bersama Forkopimda berupaya semaksimal mungkin,  untuk menurunkan agar PPKM di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat turun ke level 2.

Pengaturan arus wisata yang menuju Lembang  tetap akan diatur dengan baik khususnya pada hari-hari akhir pekan.

Dalam kaitan itu Kapolres mengimbau kepada para pendatang dari luar Bandung Raya yang melakukan wisata di daerah Lembang harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, yakni menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabut, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. 

“Pengunjung harus menggunakan aplikasi Peduli lindungi serta mematuhi system ganjil genap yang diterapkan untuk semua kenderaan yang masuk ke Lembang,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *