Sengketa tanah Rocky Gerung, Ruhut bahas buku Cina: Sok jagoan dan sombong, gaya nyengirnya…

  • Whatsapp
Sentul City. Foto: Ist


Politikus PDIP, Ruhut Sitompul turut menanggapi polemik sengketa tanah BERITASATU.MY.ID Rocky Gerung dengan pihak PT Sentul City.

Ruhut pun menyindir soal kisah yang diklaimnya terdapat dalam buku silat Cina.

Mantan kader Demokrat ini mengungkapkan bahwa bagi seseorang yang sombong dan sok jagoan maka harus mendapat sebuah ganjaran. Mengingat ada pepatah ‘di atas langit, masih ada langit’.

Sentul City. Foto: Ist | Sengketa tanah Rocky Gerung, Ruhut bahas buku Cina

Pepatah tersebut benar adanya dan tepat untuk Rocky yang saat ini terlibat sengketa tanah.

Terlebih, kini sosok Rocky Gerung dan pengacaranya pun tampak seperti ‘menggerung-gerung’ kelelahan.

“Dalam cerita Buku Silat Cina, kita kenal ungkapan bagi sok jagoan dan sombong dengan gaya nyengirnya, ucapan ini di atas langit masih ada langit tepat untuk Rocky yang sekarang menggerung-gerung terlihat mukanya dan pengacara lelah banget,” kata Ruhut dalam kicauannya, dikutip Hops pada Kamis, 16 September 2021.

Bupati Bogor akui belum menerima aduan soal sengketa lahan Sentul City vs Rocky Gerung

 Bupati Bogor Ade Yasin menanggapi kaitan konflik sengkarut lahan milik PT Sentul City dengan Rocky Gerung.

Menurut Bupati Bogor, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor belum menerima aduan dari pihak sengketa, pada konflik sengkarut lahan Sentul City dan Rocky Gerung.

“Hingga saat ini kami belum menerima aduan dari pihak sengketa, karena masing-masing punya bukti maka silahkan diselesaikan secara hukum,” kata Ade Yasin kepada wartawan, mengutip dari Bogordaily.net- jaringan BERITASATU.MY.ID, Rabu, (14/9/2021).

Sementara itu Kuasa hukum Rocky Gerung, Haris Azhar menegaskan, kalau persoalan sengketa lahan ini, pihaknya tidak berurusan dengan Pemkab Bogor, melainkan dengan BPN Kabupaten Bogor dan PT. Sentul City Tbk.

“Upaya pemulihan hak lahan Rocky Gerung dan warga Desa Bojong Koneng kami anggap bukan urusan kami dengan Pemkab Bogor, tetapi urusan kami dengan Kantor ATR/BPN Kabupaten Bogor dan PT. Sentul City Tbk. Surat HGB PT,” tutur Haris.

“Sentul City Tbk diduga diraih tidak sesuai prosedur, dimana tiba-tiba nongol dan tidak ada proses jual beli dengan Rocky Gerung atau pemilik lahan sebelumnya yaitu penggarap lahan milik PT. Perkebunan Nusantara. Kalaupun ada surat HGB yang dikeluarkan Kantor ATR/BPN, bukan cerita baru kalau pejabat BPN mengeluarkan dokumen palsu,” sambungnya.

Rocky Gerung
Rocky Gerung. Foto YouTube Refly Harun

Alumni Universitas Kristen Indonesia (UKI) ini menambahkan walaupun PT. Sentul City Tbk memiliki surat hak guna bangunan (HGB), sementara Rocky Gerung hanya akte jual beli (AJB). Namun kepemilikan lahan seluas 800 meter Ricky Gerung di Block 27 terbilang kuat.

“Rocky Gerung membeli lahan ini Tahun 2009 lalu dari petani penggarap, dengan bukti AJB dan surat tanah garapan dan menguasai lahan sebagai syarat-syarat ketika lahan ini mau disertifikatkan. Sementara PT. Sentul City Tbk, kalau prosedur surat HGB-nya ditempuh atau disusun secara bolong-bolong maka surat HGBnya patut diduga palsu,” tambahnya.

Rocky Gerung memaparkan bahwa pihak PT. Sentul City Tbk merupakan biangnya kriminal, hal itu ia katakan karena adanya isu liar berkembang perihal pembelian tanah yang dibeli olehnya dari seorang kriminal atau tahanan.

“PT Sentul City Tbk -biang kriminalnya karena pemilik perusahaan developer perumahan tersebut pernah diamankan KPK, ditahan di jeruji besi selama 5 tahun. Walaupun akhirnya, hukumannya tinggal 2,5 tahun,” papar Rocky.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *