Terkejut Alex Noerdin tiba-tiba jadi tersangka, ini reaksi Partai Golkar

  • Whatsapp


Mantan Gubernur Sumarera Selatan Alex Noerdin secara resmi menjadi tersangka kasus korupsi dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD Perusahaan Daerah Pertambangan dan Energi (PDPDE) Sumatera Selatan tahun 2010-2019. Dia juga langsung ditahan bersama eks Komisaris PT PDPDE) Gas, Muddai Madang.

Di satu sisi, Alex sendiri kini tercatat merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Golkar. Lalu bagaimana nasibnya di DPR?

Dihubungi wartawan, Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR Adies Kadier mengatakan bahwa Alex Noerdin yang kini jadi tersangka korupsi akan diganti apabila sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah) atau yang bersangkutan mengundurkan diri.

Ini mengacu pada UU No. 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD pasal 236 dan 237.

“Jadi kami akan memantau, melihat dulu (perkembangan),” kata Adies saat dihubungi, Kamis 16 September 2021.

Menurut Adies, penetapan Alex Noerdin sebagai tersangka cukup mengagetkan internal partai. Ini karena terjadi secara tiba-tiba.

“Tentu kami ingin mendalami lebih dalam dulu sejauh apa kasus tersebut sebelum mengambil langkah-langkah lebih lanjut,” jelasnya.

Diketahui, Kejagung menetapkan anggota DPR Alex Noerdin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembelian gas bumi oleh BUMD PDPDE Sumatera Selatan tahun 2010-2019.

“Penyidik meningkatkan status tersangka AN,” kata Kapuspenkum Kejagung, Leonard.

Selain Alex, ada satu orang lagi yang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Muddai Madang. Dia merupakan Wakil Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) periode 2015-2019.

Alex langsung ditahan 20 hari ke depan di rutan Kejagung. Saat kasus terjadi, Alex menjabat Gubernur Sumsel 2001-2012.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *