Beda dengan Rossi, Marquez tak dihormati pembalap muda

  • Whatsapp
Marc Marquez saat cornering di lintasan MotoGP


Mantan pembalap MotoGP yang besar di era 1980-an, Afonso ‘Sito’ Pons memastikan, Marc Marquez merupakan salah satu sosok terbaik di kompetisi, namun para pembalap muda tak menaruh hormat kepadanya. Lantas, mengapa demikian?

Pertama-tama, Sito Pons mengatakan, setelah sembuh dari cedera, kualitas Marquez di lintasan mengalami penurunan. Kini, banyak pembalap muda lain yang bisa dengan mudah mengalahkannya.

“Musim ini, kita kehilangan performa yang dimiliki Marquez. Itu telah membuka jendela bagi para pembalap lain dan menjungkirbalikkan MotoGP. Tak ada lagi pimpinan yang jelas dan sekarang para pembalap muda baru telah tiba,” ujar Sito Pons, dikutip dari Motorsport, Jumat 17 September 2021.

Marc Marquez saat melakukan cornering di lintasan MotoGP Foto: Crash.net

Lebih jauh, Sito Pons mengatakan, pembalap muda yang belum pernah berhadapan langsung dengan Marquez tak menaruh hormat kepadanya. Kenyataan tersebut tentu berbanding terbalik dengan yang dialami rivalnya di MotoGP, Valentino Rossi.

“Pembalap muda yang tidak pernah bertarung dengan Marquez, tidak menghormatinya, seperti yang dimiliki pembalap lain karena mereka tidak pernah berduel dengannya. Mereka semua melihatnya dengan kapasitas untuk bertarung dan jadi juara, serta menyalip,” terangnya.

“Tak ada lagi hukum tak tertulis menyatakan Marquez yang terbaik, tapi sekarang mereka memenangi lomba di BERITASATU.MY.ID mereka sendiri,” lanjutnya.

Era Marc Marquez di MotoGP sudah habis

Bahkan, menurutnya, era Marquez di MotoGP sudah hampir berakhir. Kini, posisinya perlahan digantikan pembalap muda hebat seperti Joan Mir maupun Fabio Quartararo.

“Fabio menjadi referensi dalam kategori tersebut karena vakumnya Marquez, tapi juga Mir, Jorge Martin dan pembalap lain yang muncul dan tidak terintimidasi oleh respek yang biasa didapatkan Marquez,” tuturnya.

Joan Mir saat raih podium
Joan Mir saat raih podium Foto: Suzuki /Motogp

Terlepas dari dinamika yang ada, dia berharap bisa menyaksikan bagaimana pembalap Repsol Honda tersebut kembali bangkit dan melibas lawan-lawannya.

“Itu adalah kejuaraan yang baru, sangat menarik dan menyenangkan untuk ditonton. Tapi, menarik juga melihat bagaimana Marquez akan mendapatkan lagi tempatnya, mendapatkan situasi di mana dia mengontrol, kepercayaan diri yang absolut,” kata dia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *