Jual Rokok ke Anak Denda Rp50 Juta

  • Whatsapp


BERITASATU, Jakarta: Wakil Gubernur Jakarta, Ahmad Riza Patria menegaskan toko maupun warung yang kedapatan menjual rokok pada anak-anak di bawah umur bakal dikenakan denda Rp 50 juta.

Pernyataan Riza ini menyusul penertiban iklan rokok berbentuk poster, potret, stiker hingga pajangan yang mulai gencar dilakukan pihaknya.

“Nanti bagi toko warung yang menjual rokok bagi anak di bawah umur sudah aturan bakal didenda Rp50 juta,” jelas Riza di Balaikota Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Menurut Riza sanksi tersebut telah sesuai peraturan daerah yang dikeluarkan Pemprov Jakarta. Meski ia tak merinci perda yang dimaksudnya.

“Kan sudah ada Perdanya,” tegasnya.

Selain memuat larangan menjual rokok pada anak, di dalam perda itu kata Riza juga mengatur tempat-tempat yang diperuntukkan untuk merokok.

“Rokok ada aturannya, ada Perda tidak boleh bagi anak-anak dan dibatasi tempatnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, sejumlah minimarket di Jakarta selama tiga hari berturut-turut dilaporkan mulai menutupi produk rokok yang dijualnya. Satpol PP Jakarta Barat menyebutkan, penutupan tersebut seiring dengan program Jakarta Bebas Rokok.

“Karena ada momennya kita laksanakan. Kalau antinarkoba kan ada kegiatan pemusnahan narkoba, nah ini ada momen Jakarta Bebas Rokok, ya kegiatannya menutup pajangan rokok,” ucap Kasatpol PP Jakbar Tamo Sijabat kepada wartawan, Selasa (14/9/2021).

Selain itu, Tamo juga mengusulkan agar para pengelola minimarket membuat semacam ‘daftar menu’ rokok ke pembeli dengan kategori orang dewasa. 

Langkah tersebut menurutnya guna mencegah ketertarikan anak pada rokok.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *