Misteri kunci kamar Tuti, percakapan Kapolres dan Yosef jadi petunjuk

  • Whatsapp
Yosef beri kesaksian pada Kapolres. Foto: Ist.


Ada sebuah percakapan yang belakangan ramai disorot publik soal kasus pembunuhan Subang. Yakni percakapan BERITASATU.MY.ID Kapolres Subang AKBP Sumarni dan suami korban Yosef Hidayah. Adapun percakapan itu seputar kunci kamar Tuti.

Percakapan itu dimulai saat Kapolres Subang AKBP Sumarni bertanya pada Yosef soal kondisi TKP. Di hadapan Yoris pula, dia bertanya soal kebiasaan Tuti semasa hidup, apakah kerap kunci kamar.

“Kalau tidur ibu dikunci enggak pintunya?” kata AKBP Sumarni pada Yosef, dikutip Hops.id, Jumat 17 September 2021.

Mendengar jawaban itu, Yosef langsung menjawab cepat-cepat. “Dikunci.”

Namun, ketika Yosef pertama kali datang ke rumah, dia melihat pintu itu sudah tak lagi terkunci, bahkan terbuka.

“Tadi bapak datang pintunya terbuka atau dikunci?” tanya AKBP Sumarni.

“Karena mungkin sudah terjadi, sudah terbuka,” kata Yosef.

AKBP Sumarni sempat heran pelaku bisa masuk ke dalam rumah tanpa merusak kunci.

“Kok bisa dia buka kunci ya? Kuncinya ada enggak?” tanya AKBP Sumarni.

Yosef beri kesaksian pada Kapolres. Foto: Ist.

Yosef menduga istrinya, Tuti, sempat membukakan pintu untuk pelaku.

“Enggak, mungkin bu dibuka sama istri saya,” kata Yosef.

“Kuncinya ada di mana?” tanya Sumarni.

“Ada di bagian dalam ” timpal seseorang di sampingnya.

“Nah itu nanti ditanyakan,” pesan Kapolres Subang AKBP Sumarni.

Ilustrasi olah TKP Polisi. Foto: Ist.
Ilustrasi olah TKP Polisi. Foto: Ist.

Diketahui, hingga kini sudah 1 bulan kasus pembunuhan Subang belum terungkap. Polisi sudah melakukan pemeriksaan terhadap 25 saksi. Saksi yang turut diperiksa di antaranya adalah Yosef Hidayah, Yoris Raja Amanullah anak tertua, hingga istri muda Yosef.

Lamanya proses pengungkapan juga membuat adanya atensi dari pimpinan. Kini kasus tersebut ikut diselidiki oleh tim dari Bareskrim Polri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *