Agen Judi Online di Aceh Berhasil Dibekuk

  • Whatsapp


BERITASATU, Banda Aceh: Satreskrim Polresta Banda Aceh menangkap empat pelaku judi online chip domino. Dari tangan pelaku, petugas turut mengamankan barang bukti berupa akun chip domino dan uang tunai jutaan rupiah. 

Awalnya petugas mengamankan dua orang pria yang diduga sebagai agen judi online (jual beli chip game higgs domino),  di Peunayong, Banda Aceh. 

“Personel yang bergerak cepat tersebut saat mendapatkan laporan dari warga yang saat ini resah dengan permainan yang dapat merusak moral seseorang,” kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha, SIK, Minggu (19/9/2021). 

Tersangka yang diamankan petugas berinisial KH (29) warga Pidie dan MA (22) warga Banda Aceh. Sebelum diamankan pria tersebut, petugas lebih awal mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan pria tersebut yang diduga sedang melakukan aksinya jual beli judi online, kemudian petugas bergerak cepat menuju TKP serta langsung mengamankan kedua pria itu. 

“Di TKP, kita juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa 4 unit handphone berbagai merk dengan akun chip higgs domino sebanyak 87 B yang disimpan di dalam 1 Akun id penjual serta uang sebesar Rp. 200 ribu rupiah. Jika ditaksir harga penjualan chip tersebut mencapai Rp. 5 juta lebih,” sebut Ryan. 

Penangkapan ini, sambung Ryan pada Jumat (17/9/2021). Kemudian pada Sabtu (18/9/2021) malam petugas juga kembali mengamankan pelaku judi online.  

“Berdasarkan laporan warga adanya transaksi jual beli chip domino, kami kembali melakukan penangkapan terhadap dua orang sedang melakukan transaksi di Simpang 7 Ulee Kareng,” ungkapnya. 

Keduanya warga Ulee Kareng berinisial IKR (22) sebagai agen dan MUS (35) sebagai pembeli. Disini petugas mengamankan barang bukti berupa empat unit handphone dan uang sebesar Rp 1.4 juta. 

“Selanjutnya kepada terduga agen dan pembeli chip tersebut disangkakan Pasal 18 Jo Pasal 20 Qanun Provinsi Aceh Nomor 06 tahun 2014 tentang hukum jinayat,” tegasnya. 

Adapun peran keempat pelaku judi online ini, tiga diantaranya merupakan agen dan satu pembeli. Pelaku dan barang bukti telah diamankan di Mapolresta Banda Aceh guna penyelidikan lebih lanjut. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *