Bakamla minta nelayan serbu laut Natuna pasca kapal China masuk

  • Whatsapp
Bakamla


Enam kapal perang China masuk perairan teritori wilayaha Indonesia, tepatnya Natuna disampaikan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia dalam kondisi kondusif.  

Situasi di Laut Natuna Utara dalam keadaan terkendali dan Bakamla telah mengamankan area perairan laut Natuna. Aan juga meminta kepada para nelayan tidak perlu khawatir untuk beraktivitas mencari ikan dan kegiatan lainnya.

“Situasi di LNU (Laut Natuna Utara) tetap aman terkendali,” katanya.

Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Aan Kurnia Foto: Suara

Bakamla minta nelayan serbu laut Natuna pasca kapal China masuk

Laut Natuna merupakan jalur strategis pintu masuk dan keluar kapal yang berasal dari Selat Sunda dan Selat Malaka. Kondisi strategis itulah yang membuat Natuna banyak dilalui berbagai kapal.

Terkait kapal China yang masuk perairan Natuna Utara terjadi bukan dalam waktu yang berdekatan. Ribuan kapal yang dimaksud juga yang termasuk di wilayah Laut China Selatan. Ini lantaran kedua laut berbatasan langsung.

Bakamla RI sudah menyampaikan sebuah rekomendasi kebijakan dan strategi di Laut Natuna Utara ke Kemenko Polhukam. Dalam usulan itu, Bakamlah ingin agar wilayah perbatasan tidak hanya diisi oleh kehadiran aparat. Tapi juga  pelaku ekonomi.

Coast Guard Bakamla. Foto: Bakamla
Coast Guard Bakamla. Foto: Bakamla

“Termasuk nelayan dan kegiatan eksplorasi ESDM serta penelitian,” sambungnya.

Adapun langkah nyata yang dilakukan adalag dengan mendorong konsep pembentukan Nelayan Nasional Indonesia yang bertujuan mendorong kehadiran pelaku ekonomi.

“Sekaligus mendukung kegiatan monitoring di wilayah penangkapan ikan di LNU,”pungkasnya.

Dikabarkan sebelumnya, enam kapal China masuk ke Laut Natuna lengkap dengan kibaran bendera China hingga membuat nelayan setempat ketakutan.

Bahkan salah satu dari iring-iringan armada kapal China tersebut merupakan kapal perusak atau yang biasa disebut destroyer, dengan jenis Type 052D, Kunming-172.

Kapal perang China, Kunming 172 Type 052D. Foto: Ships Hub
Kapal perang China, Kunming 172 Type 052D. Foto: Ships Hub

Menghimpun dari berbagai sumber, kapal perusak Kunming 172 adalah salah satu andalan yang dimiliki Angkatan Laut China.

Sebagaimana yang disematkan dalam julukan ‘Pembunuh Kapal Induk’, Kapal Kunming 172 Type 052D dipercaya memiliki rudal dahsyat yang mampu memusnahkan kapal lainnya.

Kapal perusak Kunming 172 Type 052D sendiri memasuki masa tugas bersama Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) pada 21 Maret 2014 silam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *